Keris Jalak Tilam Sari

Rp6.000.000

Stok 1

Kategori:

Deskripsi

Pengrajin: Sanda Wahyu Dwi Santo

NIM: 211531002

Angkatan: 2021

Dhapur: Jalak Tilam Sari

Pamor: Pedaringan Kebak

Tangguh: Jogja

Panjang: 32,5 cm

Kisah:

Keris bukan sekadar senjata tajam, melainkan sebuah “doa yang divisualisasikan.” Membahas keris Jalak Tilam Sari dengan pamor Pedaringan Kebak berarti kita membedah harmoni antara ketenangan batin, kebahagiaan keluarga, dan kelimpahan rezeki.
Berikut adalah kupasan mendalam mengenai makna filosofis dari perpaduan tersebut:
1. Dhapur: Jalak Tilam Sari
Dhapur (bentuk) keris ini merupakan varian dari keluarga Jalak, yang secara morfologi biasanya lurus (lajur), memiliki gandhik polos, pejetan, sogokan rangkap, tiren, dan greneng.
Filosofi Burung Jalak: Dalam budaya Jawa, burung Jalak melambangkan hubungan yang harmonis antara makhluk hidup dengan alam. Jalak adalah burung yang rajin, setia, dan pandai berkomunikasi. Ini mencerminkan sosok kepala keluarga yang tangkas dan membumi.
Tilam Sari: “Tilam” berarti tikar atau tempat tidur, dan “Sari” berarti bunga atau keutamaan. Secara harafiah, ini melambangkan tempat tidur yang harum.
Makna Mendalam: Dhapur ini membawa pesan tentang ketenteraman rumah tangga. Keris ini diharapkan menjadi “piandel” agar pemiliknya mampu membina keluarga yang sakinah, penuh cinta, dan memiliki kemuliaan hidup (harum namanya) meski dalam kesederhanaan.
2. Pamor: Pedaringan Kebak
Pamor ini secara visual memenuhi seluruh bilah keris dengan pola garis-garis atau gumpalan yang rapat, menyerupai butiran beras yang tumpah.
Etimologi: Pedaringan berarti wadah beras, dan Kebak berarti penuh.
Filosofi Ekonomi: Secara eksoteris, pamor ini melambangkan kemakmuran yang meluap. Beras adalah simbol kemapanan ekonomi di Nusantara. Jika wadah beras selalu penuh, maka ketakutan akan kekurangan materi akan hilang.
Filosofi Spiritual: Di sisi lain, Pedaringan Kebak juga bermakna “kebeningan hati.” Hati yang penuh dengan rasa syukur akan menarik energi kelimpahan dari semesta. Ini adalah pengingat agar pemiliknya selalu bekerja keras namun tetap berserah diri (tawakal).

Pesan
Secara keseluruhan, keris Jalak Tilam Sari Pedaringan Kebak adalah simbol “Kecukupan.” Cukup dalam hal ketenangan batin (Tilam Sari) dan cukup dalam hal materi (Pedaringan Kebak). Keris ini sering diberikan oleh orang tua kepada anaknya yang baru menikah sebagai bekal spiritual agar sang anak mampu menakhodai bahtera rumah tangga dengan selamat, sejahtera, dan terhormat.
​”Urip iku nggolek jeneng lan jenang.” (Hidup itu mencari nama baik/kehormatan dan pangan/kesejahteraan).

Informasi Tambahan

panjang

32.5 cm